Jumat, 25 November 2011

BICARA KEPEMIMPINAN


Saudaraku Allah telah memberitahu kita pentingnya orang yang berilmu untuk menjadi pemimpin.

*Nabi mereka mengatakan kepada mereka: "Sesungguhnya Allah telah mengangkat Thalut menjadi rajamu". Mereka menjawab: "Bagaimana Thalut memerintah kami, padahal kami lebih berhak mengendalikan pemerintahan daripadanya, sedang diapun tidak diberi kekayaan yang banyak?" (Nabi mereka) berkata: "Sesungguhnya Allah telah memilihnya menjadi rajamu dan menganugerahinya ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa." Allah memberikan pemerintahan kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Luas pemberian-Nya lagi Maha Mengetahui. Q.S Al-Baqarah (2) : 247*.

Ada beberapa penting yang disampaikan ayat tersebut.
1)."Bagaimana Thalut memerintah kami, padahal kami lebih berhak mengendalikan pemerintahan daripadanya, sedang diapun tidak diberi kekayaan yang banyak?". Dalam ayat ini Allah mengingatkan bahwa tolok-ukur untuk menjadi Pemimpin sesungguhnya bukanlah KAYA, BANYAK HARTA, barang siapa memilih pemimpin berdasarkan KARENA DIA KAYA dan BANYAK UANGnya (cenderung membeli suara utk menjadi pemimpin) maka Rakyat akan menanggung sendiri akibatnya. Ini kesalahan memilih pemimpin.

2)."Sesungguhnya Allah telah memilihnya menjadi rajamu dan menganugerahinya ILMU YANG LUAS dan tubuh yang perkasa." Menganugrahan ILMU ini berarti orang yang berpendidikan di bangku sekolah dan mempunyai pengetahuan dalam kehidupan dan keagamaan. Banyak DOKTOR, Profesor tapi sombong angkuh mau menang sendiri ini tergolong orang yg tdk berilmu. Orang yang berilmu selalu bisa mnjadi tempat bertanya bila tak bisa, menjadi tempat mengadu dikalah keluh, menjadi tempat berlindung dikalah lemah, menjadi tempat meminta dikalah tak punya.

3)."Sesungguhnya Allah telah memilihnya menjadi rajamu dan menganugerahinya ilmu yang luas dan TUBUH YANG PERKASA." Tubuh yang perkasa tentunya bukan saja SEHAT dan KUAT tapi hakekatnya yaitu Orang yg TEGAS, LINCAH, PEKERJA KERAS, BICARA yang HEBAT dan Bisa menjadi PENYEMANGAT bagi yg dipimpin, bukan malah membuat yg dipimpin loyo. PEMIMPIN TAK LAYAK MENGELUH dia harus mnjadi motivator dan Inovator dan bisa MERUBAH TANTANGAN MENJADI PELUANG.

4). Walau cukup singkat tapi ada yang bisa di petik dari ayat tersebut kalau dihubungkan dengan Indonesia terutama Propinsi Bengkulu saat ini, yang Pertama bahwa sesungguhnya kita cenderung SALAH memilih pemimpin karena menilai layak tidaknya seorang calon pemimpin dilihat dari UANGnya BUKAN ILMUNYA (Pengetahuan Kemasyarakatan, Moralitas, Pendidikan, Keagamaan, Ilmu Kepemimpinannya). Sebagaian melihat dari TUBUH yang ganteng saja, saya pernah bertanya dgn Ibu “Bu knapa ibu memilih Si A” “abis dia ganteng paling ganteng dia” jawab sang ibu. Jadi kalau negeri ini terpuruk jangan salahkan pemimpin mari kita KOREKSI DIRI BAHWA KITA YANG SALAH MEMILIH PEMIMPIN

5). Ingat SUARA RAKYAT SUARA TUHAN, jadi bila rakyat yang memilih pemimpin yang salah maka

TUHANpun akan merestui kehendak rakyat atau umatnya tersebut karena Tuhan tergantung atas prasangka dan permintaan umatnya, namun dibalik itu Allah tetap akan mengatakan bahwa semua yang kamu perbuat baik buruknya akan tetap kembali kepada kamu.

Sabtu, 15 Oktober 2011

AKU ADALAH ANGIN



Aku adalah UDARA namun nama keren ku adalah ANGIN, aku ada unsur penting dalam kehidupan (Air, Tanah, Api, Angin) , tanpa aku maka tiada kehidupan, karena aku berperan sekali dalam kehidupan maka aku sangat mempengaruhi warna kehidupan manusia.

Kadang-kadang aku di puja, di hina, bahkan dikambinghitamkan oleh manusia. Seperti menghadapi Reshuffle kabinet SBY saat ini, untuk mereka yg sdh dipanggil ke cikeas pasti di bilang “MENDAPAT ANGIN” padahal kapan mereka mendapat aku , kan aku ada di mana2. Pintarnya manusia.

Begitu juga bila seseorang memberi kesempatan kepada seseorang untuk hal2 yang menyenangkan pasti dia bilang , diberi ANGIN SORGA atau DIKASIH ANGIN… cek,cek,cek,cek . Padahal belum ada yang pulang dari sorga dan juga angin bukan hadiah dari seseorang… koq DIKASIH ANGIN.

Lain lagi kalau orang yang emosinya tidak stabil pasti dibilang ohhh kalau dia itu ANGIN-ANGINAN… Koq saya di anggap main-mainan kayak mobil-mobilan… cupekk dheee…

Nahh kalau ada tamu yang tak di duga-duga , si tuan rumah langsung aja bilang “ANGIN APA YANG MEMBAWA KAMU KEMARI” … koq angin apa , angin yaa angin … yaaa aku anginn …

Nahhh ada yg agak lucu kalau seandainya Si Pria kurang kejantanannya , terkadang mereka bilang MATI ANGIN heheh atau LAYAR TERKEMBANG ANGIN MATI… huaahahaha ini yang sangat gaa enak , bikin kecewa dua arah, bolak balik…

Kalau badannya mulai meriang, pegel-pegel, mual dan puyeng, langsung aja mereka memfitnahku dengan berkata aduhh MASUK ANGIN nheee. Ga banget … lha saya itu memang kerjanya keluar masuk tubuh manusia, kalau ga keluar masuk ntar manusianya matiiii…

Biasanya kalau seseorang sedang galau, suntuk dan bosan tingkat tinggi, dia akan berusaha mencari ketenangan, nah yang ini biasanya di katakana MENCARI ANGIN. Wah..wah wahh .. kacau banget koq ANGIN di cari… Saya tidak kemana-mana koqq malah di cari…

Ada satu yang sering bikin orang gaduh, kalau perus mereka mulas mereka selalu BUANG ANGIN… yang ini biasanya busuk hingga sering bikin gaduh orang-orang… Nah terkhusus untuk BUANG ANGIN ini kamu juga bisa menilai sifat-sifat seseorang. Misalnya orang yang SOMBONG pasti BUANG ANGIN diGEDE-GEDEIN SUARANYA agar orang tahu bahwa KENTUTNYA GEDE segede OMONGNYA… hehehe

Orang yang PRIHATIN kalau dia BUANG ANGIN pasti hemat banget , dia angsur KENTUTnya itu kayak cicilan kredit dikit-dikit tapi berkali-kali… hehehe

Orang yang PEDIAM kalau BUANG ANGIN pasti akan berusaha agar KENTUTnya tidak berbunyi , nah biasanya dia akan ngatur letak pantatnya sedemikian rupa agar saat dia KENTUT , ANGIN yang lewat tidak tergencet hingga so silence … qiqiqiq

Orang yang PENDUSTA, PEMBOHONG, PENIPU pasti saat kentut dia akan berusaha menghindar saat orang bilang Lhoo KENTUT yaa…!!! Walau jelas-jelas sudah tahu dia yang KENTUT dia pasti bilang bukan gue, sumpah bukan gue, terus saat sudah kepepet dia akan bilang “Yaa kalau kalian semua tidak siapa lagi selain aku hehehe, syukur lho aku cuma KENTUT kalau seandainya aku tadi langsung mencret pasti kalian lebih repot” hehehe

Orang yang suka memFITNAH kalau BUANG ANGIN selalu diam-diam dan KENTUTnya sangat bau, sangat busuk hingga semua orang gaduh karena bau busuknya sangat menyengat. Karena KENTUTnya tidak berbunyi maka orang tidak berani menuduh dia dan malah dia yang menuduh orang lain yang KENTUT hehe LICIK BANGET BROO.

Orang yang SOPAN SANTUN kalau BUANG ANGIN pasti permisi “Maaf yaa saya tak tahan mau KENTUT , walau sedang minta maaf dia juga sambil KENTUT tapi orang sudah tidak bisa marah karena dia sudah permisi KENTUT” hehehe

Orang yang PENAKUT kalau dia BUANG ANGIN pasti menghindar dari kerumunan orang cari tempat sepi kemudian KENTUTlah dia dengan leluasa, sebab kalau kentut di tengah orang-orang dia takut orang lain marah. Ohhhh nikmatnya KENTUT bebas dan leluasa…

Orang yang PENYABAR kalau dia mau BUANG ANGIN pasti dia akan selalu tunda dan tidak buru-buru apalagi saat dia mencret pasti dia hati-hati sekali KENTUT agar jangan sampai dia KENTUT bersamaan dengan mencretnya… 

Rabu, 12 Oktober 2011

AKU DAN DIRIKU


Oleh : Gusnan Mulyadi


Aku yakinlah bahwa selalu saja DIRIKU selalu lebih besar dari masalahku dan, DIRIKU selalu saja lebih tinggi dari permasalahan yang merendahkan atau orang yang menghinakan untuk merendahkanku, DIRIKU selalu saja lebih mulia dari orang yang memfitnahku untuk menjatuhkanku, tapi aku yakin akan bertambahlah kehebatan DIRIKU dengan sabar dan kerendahan jiwaku dalam ikhlas menerima kehendak Tuhan atas hidupku.

Aku selalu lebih senang dan bangga saat orang lain mengkeritik atau bahkan mencaciku, karena terkadang pujian yang mereka berikan hanya tipu daya untuk menjerumuskanku dalam kesombongan dan keangkuhan yang sesungguhnya adalah jurang kenistaan yang sangat dalam, *Yaa Rabb pertajamlah mata bhatinku*.

Tak akan aku biarkan diriku larut dalam gundah dan kegelisahan hanya karena prasangka yang belum tentu benar adanya, lebih baik aku mengukir senyum terindah dengan selalu berbaik sangkah , bila orang orang mempergunjingkanku, aku sadar sesungguhnya mereka sedang mengagumiku dengan cara berbeda karena mereka tidak bisa melebihi kemulianku selain dengan cara irih dan dengki, dan Tuhanlah yang akan menutup mulut mereka.

Terkadang aku tidak bisa menyadari betapa kemulian, peluang dan orang yang mengasihiku ada di sekiling atau di hadapanku, karena congkak dan rasa tidak bersykurku selalu cenderung melihat yang jauh dan terlalu rumit sementara yang sederhana dan ada di sekilingku terabaikan, aku selalu saja menggambar kesempurnaan dengan kuas fikiran di kanvas khayalan, sementara aku tidak pernah mau menyadari bahwa kesempurnaan itu melekat erat pada diriku, yaa padaku dan aku sangat sempurna dengan segenap keindahan *Harap burung terbang tinggi punai di tangan dilepaskan*

Memang terkadang jiwaku GALAU !!! Tapi sesungguhnya aku butuh rasa galau sebab galau itu laksana gurun tandus jiwa yg hampa kering hampa tiada air, di tengah gurun KEGALAUAN aku akan merasakan bagai mana berharganya air kesejukan bernama CINTA dan IMAN, semakin jauh perjalananku di gurun KEGALAUAN semakin rindu aku akan Sang MAHA KASIH dan semakin dalam cinta terpaut padaMU Tuhan, semakin haus aku berjalan di Gurun yang tandus maka semakin butuh aku air KEIMANAN, aku sadari bahwa setiap jiwa menelusuri gurun yang tandus selalu saja untuk memuliakan dan meninggikan diri dan akan membangun jiwa yang semakin kokoh.

Yaa aku sangat paham bahwa semua yg hidup akan mati, namun aku juga paham tidak sedikit orang yang hidup benar-benar hidup dan merasakan kehidupan, ketakutan akan kehidupan masa depan adalah setengah kematian dalam hidup dan hidup yang diliputi ketakutan sesungguh sudah tak hidup sebelum kematian, oleh karena itu aku tidak akan pernah mau mengubur diriku sendiri sebelum mati dengan ketakutan akan masa depan yang belum tentu akan terjadi.

Hidup laksana perjalanan panjang, tekadang bukit hijau terhampar indah terkadangpun gurun tandus terbentang luas, smua itu utk meninggikan. Yaa .. hanya ada dua cara untuk menghadapi masa depan. Yang pertama menghadapinya dengan ketakutan dan disana hanya akan nampak barisan hambatan, rintangan masalah yang siap menghancurkan kita langkah dan harapanku. Yang Kedua menghadapinya dengan segenap keyakinan diri dan yang akan kelihatan disana sangat banyak jalan keluar dan peluang-peluang bahkan setiap permasalahan selalu saja menyertakan kunci pembuka pintu keluarnya. Jadi aku akan selalu memilih cara yang kedua, bermimpi, yakin, semangat, jalani dan tak akan pernah aku berkeluhkesah.

Kekuatan yg paling besar dari seorang manusia adalah PERASAAN bahkan jauh mengalahkan FIKIRAN, Yaa karena PERASAAN itu hanya berasal dari TUHAN, maka bila aku didorong oleh RASA halus yg sangat kuat dari relung hati yang terdalam aku akan IKUTILAH DIA sebab DIA akan membimbingku menuju BAHAGIA, Akupun pasrah dengan RASA itu. Semakin jauh aku merasakan padang GURUN ini maka rasa cintaku semakin dalam, rasa rinduku tiada henti, AKU CINTA PADAMU TUHAN, AKU RINDU PADAMU YAA RABB.

Manusia bisa mengubah hidup dengan mengubah fikiran dan perasan, maka aku akn selalu merubah rasa kecewa dengan lapang dada, rasa malas dengan semangat, rasa takut dengan berani, dikhianati dengan rasa ikhlas, tapi tidaklah gampang bagi ku mengubah rasa benci menjadi cinta atau dari cinta menjadi benci, untuk itu biar waktu yang merubahnya. Sebab aku menyadari bahwa *Tubuh bisa menyembuhkan sendiri luka di raga dan waktu akan menyembuhkan luka di jiwa* aku yakin itu.

Kebijaksanaan datang dari pengalaman, pengalaman terkadang datang dari kesalahan dan kebodohan, maka janganlah takut kalau melakukan kesalahan yg penting bagaimana memperbaiki kesalahan dan juga jangan takut dengan kebodohan sebab kebodohan selalu bisa di usir dengan pelajaran, dan akupun sadar aku bukanlah seorang terpelajar hanya seorang PEMBEJAR.

Ada penyebab ada akibat itulah kehidupan, setiap kegagalan atau keberhasilan hari ini adalah akibat dari penyebab yang dilakukan di masa lalu, aku akan jadikan hidupku hari ini sebagai penyebab yang terindah di hari depan, Menjadi penyebab berarti aku harus berperan aktif merubah nasib, menjadi akibat berarti aku hanya bermalas diri pasrahkan hidup di gilas zaman, oohhh tidak!!! … aku harus menjadi penyebab.

DIAM ADALAH EMAS tapi terkadangpun bicara adalah BERLIAN, maka saat itu aku akan bicara walau dengan bicara aku tahu akan mendapat musuh, karena belumlah benar kata-kataku sampai saat ada orang tidak senang mendengarkan apa yang aku bicarakan, mereka itu yaitu orang yang tidak suka saat aku berkata untuk kebaikannya dan dia sedang nyaman dalam buaian iblis kejahatan dan kesalahannya.

Memang terkadang mungkin komunikasi tidak bisa menjadi PEMBAIK hubungan antara manusia bila seseorang di antara kita hanya minta di dengar tanpa mau mendengar, hanya mau dimengerti tanpa mau mengerti, hanya mau menang sendiri yang belum tentu benar, mungkin itulah saatnya "DIAM ADALAH EMAS" dan aku akan DIAM.

Nasib bisa berubah, hujan bisa datang di musim panas, hati yang mati bisa berganti bersemih, cinta yang patah bisa tumbuh segera, tangis bisa saja berganti tawa & duka pasti di usir bahagia, ikuti saja waktu pasti membawa semua harapan dan doaku.

Laksana seorang pendaki gunung yang senantiasa penuh semangat menujuh puncak walau onak & duri , cadas & terjal menghalangiku tidak peduli kadang perjuanganku bertaruh nyawa, aku akan tetap fokus pada tujuanku yaitu puncak, namun dalam jiwa tetap ku tanam Ikhlas menerima segala hasilnya, baik itu indah atau cuma derita...tiada akan berkeluh kesah, harapan hanya Ridho Allah. Bila ku berada di persimpangan maka keyakinanlah yang dibutuhkan menjadi pembimbing kaki melangkah...

Aku akan selalu mencoba menjadi YANG TERBAIK dan PEMBAIK, jika tanganku mampu menggenggam setetes air pasti kupersembahkan sebuah sungai untuk mu yang saat ini kehausan, Bila desah ku adalah angin pasti kuhembuskan semilir lembut untuk mu yg saat ini sedang kegalauan, Bila mataku adalah cahaya maka untuk mu ku bersinar terangi engkau dalam kegelapan, Bila tetes darahku butiran emas maka kan kutebar bibitnya di hamparan lahan utk kau petik buahnya, begitulah tekadku untuk orang-orang yang kucinta ...

Dan aku adalah matahari...sinarnya akan terangi jiwa-jiwa yg mencari jalan di lorong kegelapan, menerbar energy keseluruh pelosok negeri untuk menghidupkan semangat mereka yang mati, menjadi selimut hangat bagi insan kendinginan oleh kesepian jiwa yang gersang tak tersiram indahnya iman, mengusir gelap bagi mereka yang ketakutan akan ketidak pastian masa depan..

Bahagia datang dari dalam bukan hadir dari luar , maka tidak jaminan kebahagian akan menyertai seiring pencapaian kekuasaan, harta dan wanita serta pria, sebab bahagia itu bagai mana kita mencukupkan diri kita dengan apa yang ada bukan dengan menumpuk kekayaan dan meraih kekuasaan.
Semua akan terasa berat bila dengan menggerutu dan akan terasa sangat ringat bila dengan ikhlas bahwa tak akan jatuh selehai daun tanpa izinNYA.

Terkadang Emosi dan Kemarahan membuat ku terdorong untuk melakukan kejahatan sebagai pembalasan, namun Hati Nurani jauh lebih indah dari hanya sekedar dendam, lebih indah memaafkan dan juga lebih terasa damai di jiwa hidup lepas dari rasa dendam *Berdamai Dengan Jiwa*

Aku tidak akan pernah mau terpengaruh apabila ada seorang sahabat menyampaikan keburukan seseorang kepada ku, atau menghasut ku dengan seorang lainnya, karena akau tahu suatu saat dia juga akan mempergunjingkan ku dengan orang lain juga seperti yang dia lakukan mempergunjingkan orang lain pada ku.

"EMANG GUE PIKIRIN" adalah kalanya kata2 ini harus ku pakai dalam kehidupan sehari-hari, sebab terlalu banyak kicauwan mulut orang lain yang sangat tidak perlu kita dengarkan, Tuhan menciptakan mulut untuk bicara, nah biarkan saja mreka bicara dan bergunjingku sampai Tuhan menutup mulut mereka, aku rasa cukuplah aku fokus melakukan yang terbaik menurutku, sementara mereka tidak akan bisa membagi bahagia mereka untuk ku, jadi aku harus membahagiakan diriku sendiri, karena hanya akulah yang bisa membahagiakan diriku sendiri.

Sesungguhnya aku menyadari bahwa aku tidak akan bisa mengajari orang lain, yang ada, aku hanya bisa membantu mereka untuk menemukan itu dalam diri mereka sendiri.

Ada satu hal yang terkadang tidak kusadari saat aku sendirian, yaitu aku bisa memulai suatu hal sesegra aku mau, sebab kalau aku bersama orang lain, terkadang aku harus menunggu orang lain siap baru bisa memulai, jadi *Sendirian aku tak akan takut* .

Rabu, 21 September 2011

HAL-HAL YANG MEMBUAT SUSAH KITA SENDIRI

.
(1) Terlalu PERASA , bila kita terlalu perasa tentu kita akan susah dan repot sendiri karena kita hanya sibuk mengurusi SALAH RASA yg terkadang menguras fikiran dan badan.

(2) Perfectionism = perpeksionisme ; Orang yg memelihara sifat ini akan sangat susah percaya dengan orang lain sehingga dia cenderung berkerja dan mengerjakan sesuatu sendiri, padahal kita tahu bahwa manusia TIDAK ADA YANG SEMPURNA.

(3) RASA TAKUT ; Rasa takut yang berlebihan atau lebih mengutamakan rasa takut (Gagal, Sedih, Sakit, Kecewa, Miskin, Diejek Orang dll) akan menjadi penghalang utama utk kesuksesan termasuk kebahagian.

(4) Terlalu focus dan larut dengan masa lalu sehingga lupa bahwa kita hidup untuk masa kini dan masa datang. HAL2 YANG MEMBUAT SUSAH KITA SENDIRI ;

(5) Terlalu focus dan selalu berusaha untuk menyenangkan semua orang yang berakibat kita sendiri yg tidak senang dan diri dan jiwa kita sendiri yg jadi tak terurus *Tidak akan mungkin menyenangkan semua orang*

(6) Menggerutu dan menyesali nasib, kalau orang bisa sukses bahagia dengan hanya menggerutu maka mungkin tidak perlu seorang PAHLAWAN dan INDONESIA akan merdeka cukup dgn menyumpah-serapahi Belanda.

(7) Ketergantungan dgn orang lain alias tidak mandiri, orang begini akan selalu takut (kehilangan jabatan, miskin karena dikucilkan, tidak berani mengambil keputusan dan selalu uring-uringan) hehehe

(8) Senang melihat orang susah dan susah melihat orang senang… hahaha orang yg begini jelas2 tdk akan pernah merasa bahagia karena tdk akan pernah pandai bersyukur.

(9) Mudah terpengaruh dan tidak berpendirian sehingga orang akan sangat mudah menggadu domba dan menghasut padahal apa yg disampaikan orang belum tentu benar, bahkan sengaja utk menghacurkan kita dan hubungan baik kita dengan orang lain.

(10) Selalu curiga dan buruk sangka sehingga selalu CURIGA mengganggap orang lain tidak benar, jahat kepada kita, kita selalu teranianya atau menyangka orang lain berbuat buruk tanpa disertai bukti yang jelas.

(11) Senang di puji dan marah dikritik, memang semua manusia senang di puji tapi bila selalu minta dipuji dan marah saat di beri saran atau dikritik alamat diri akan hancur dikerumini para penjilat.

(12) Cemburu berlebihan sehingga membuat kita berfikir tidak sehat lagi dan orang yang kita cemburui bukannya senang bahkan malah sangat tidak senang apalagi cemburu tak beralasan. Dan masih banyak lagi hal-hal yang kurang dan harus kita hindari


Senin, 19 September 2011

Jiwa Sang Mawar




Menyadari dirinya sangat indah mawar selalu memagari dirinya dengan duri, untuk itu tiadalah mawar tak berduri, karena mawar bukanlah rumput liar.

Hanya orang yang mampu mnggabungkan Fikiran dengan Hatilah yang bisa melihat mawar dari Indahnya bukanlah takut karena Durinya.

Aku katakana padamu wahai siang dam malam, jangan pernah berharap merengkuh indahnya Sang Mawar bila engkau takut tertusuk durinya.

Durinya mawar bukan untuk melukaimu tapi agar engkau bisa menghargai keindahannya dengan pengorbanan ikhlasmu bukanlah serakah congkak jiwa kerontang laksanya karang kering tak tersentuh belaian ombak.

Sang Mawar selalu berucap "Kalau engaku mncintaiku maka gemgamlah duriku dan akan kuberikan indahku, karena kesempurnaan sebuah cinta menerima lebih dan kurangnya, baik dan buruknya secara utuh tak terpisahkan laksana gula dengan manisnya".

Tekad Sang Mawar "Biar berjuta bunga dan makhluk menghina dan mencaciku namun aku akan tetap dalam Fitrahku yaitu tumbuh dan terus tumbuh kemudian berbunga dengan segenap keindahan. Disaat aku dihinakaan dengan kotoran sapi atau disiram air comberan pada tubuhku dan akar jiwaku, itu akan aku jadikan pupuk untuk kokohny tubuhku dan keindahan bungaku"

Tekad Sang Mawa
r "KAmu silahkan menanam aku ditempat yang paling kotor sekalipun tapi semakin kotor tempat aku kau hinakan maka akan semakin subur tekadku untuk tumbuh dan akan semakin indah warna bunga yang akan aku berikan padamu"

Harapan Sang Mawar "Sayangilah aku dengan keikhlasn cinta kasih tiada terbeban harap dan kerinduan tiada bertepi sebab dengan itu akan membuat aku berbunga lebih banyak dan lebih indah untukmu dan ketenangan jiwa mu"

Peringatan Sang Mawar "Bila hanya kebencian dan kesia-siaan yang selalu kau berikan padaku maka tak kuat aku menumbuhkan bunga melainkan durikupun semakin runcing dan mungkin juga menjadi penyebab luka berdarah bagi jiwa yang tiada cahaya"

Pesan Sang Mawar "Kalau engkau cinta dengan bungaku maka itu akan layu biar aku abadi dihatimu maka cintailah sifatku yang senantiasa memberi indah walau dihina dan dilupakan dan jadikanlah tekadku untuk pendamping semangat juangmu agar tiada kata putus asa dalam langkahmu

Selasa, 12 Juli 2011

Kakek 100 Tahun Meraih Gelar Sarjana


Pada tanggal 3 Agustus 2011 nanti usia Leo Plass akan mencapai 100 tahun. Namun hadiahnya sudah ia dapatkan pada 11 Juni kemarin. Tak tanggung-tanggung hadiah itu ia buat sendiri dan dunia menyukainya. Hal ini karena ia mencatatkan rekor dunia sebagai orang tertua yang berhasil meraih gelar sarjana pada usia 99 tahun lebih 10 bulan, atau dua bulan menjelang hari ulang tahunnya.

Plass sebenarnya dulu sudah kuliah di Eastern Oregon University sejak tahun 1930. Saat itu universitas ini masih bernama Eastern Oregon Normal School dan ia mengambil jurusan pendidikan dengan harapan setelah lulus akan jadi guru.

Sambil kuliah ia mengajar private anak-anak SMA di kotanya untuk membayar uang kuliahnya. Dari hasil ini ia bisa menabung. Namun keadaan ekonominya mulai memburuk ketika terjadi "depresi ekonomi" di Amerika. Orangtuanya sendiri harus menutup perkebunannya sedangkan bank tempatnya menabung juga bangkrut. Plass sampai kehilangan tabungannya sebesar 400 dolar AS, nilai yang besar untuk ukuran saat itu!

Di tengah kesulitan itu, ia mendapat pekerjaan menarik. Seorang temannya menawarkan pekerjaan di logging company, perusahaan penebangan kayu dengan upah dua kali lipat. Dengan mengajar private ia mendapat pemasukan US$ 80 sebulan sedangkan dari di perusahaan ini ia ditawari US$ 150 sebulan. Kesempatan ini tak ia sia-siakan meski harus meninggalkan bangku kuliah. Padahal saat itu ia tinggal setahun lagi untuk lulus.

Mendapatkan uang berlimpah dari pekerjaannya membuat ia lupa untuk melanjutkan kuliahnya. Lalu 79 tahun kemudian, atas desakan kemenakannya, Plass melanjutkan kuliah lagi. Ini pada awalnya sulit dilakukan. Namun setelah melakukan penelitian, pihak universitas bisa menemukan karya tulis Plass, yang merupakan prasyarat untuk bisa melanjutkan kuliah guna meraih gelar sarjana.

Maka di usia hampir 100 tahun Plass pun kembali ke kampus. Ketika pertama kali kuliah ia diajak jalan-jalan keliling kampus. "Ya, ampun, semuanya sudah berubah," katanya. Dan melalui ketekunannya maka Leo Plass berhasil meraih gelar sarjananya. "Saya cuma membutuhkan waktu 79 tahun untuk menyelesaikan kuliah," katanya. Plass membuktikan bahwa belajar tak ada akhirnya. Luar biasa!!

Dikutip dari
Penulis : Tim AndrieWongso.com
Jumat, 24-Juni-2011

Kisah Kasih Tulus Si Bocah Polos


Banyak hal yang bisa dijadikan pelajaran, namun pelajaran hidup dari mereka yang melakukannya tanpa niat memberi teladan akan sangat mengena. Pelajaran itu datang dari anak-anak yang masih polos, di antaranya sebagai berikut.

Zhang Da harus menanggung beban hidup yang berat ketika usianya masih sangat belia. Tahun 2001, ketika usianya menjelang 10 tahun, Zhang Da harus menerima kenyataan ibunya lari dari rumah. Sang ibu kabur karena tak tahan dengan kemiskinan yang mendera keluarganya. Yang lebih tragis, si ibu pergi karena merasa tak sanggup lagi mengurus suaminya yang lumpuh, tak berdaya, dan tanpa harta. Dan ia tak mau menafkahi keluarganya.

Maka Zhang Da yang tinggal berdua dengan ayahnya yang lumpuh, harus mengambil-alih semua pekerjaan keluarga. Ia harus mengurus ayahnya, mencari nafkah, mencari makanan, memasaknya, memandikan sang ayah, mencuci pakaian, mengobatinya, dan sebagainya.

Yang patut dihargai, ia tak mau putus sekolah. Setelah mengurus ayahnya, ia pergi ke sekolah berjalan kaki melewati hutan kecil dengan mengikuti jalan menuju tempatnya mencari ilmu. Selama dalam perjalanan, ia memakan apa saja yang bisa mengenyangkan perutnya, mulai dari memakan rumput, dedaunan, dan jamur-jamur untuk berhemat. Tak semua bisa jadi bahan makanannya, ia menyeleksinya berdasarkan pengalaman. Ketika satu tumbuhan merasa tak cocok dengan lidahnya, ia tinggalkan dan beralih ke tanaman berikut. Sangat beruntung karena ia tak memakan dedaunan atau jamur yang beracun.

Usai sekolah, agar dirinya bisa membeli makanan dan obat untuk sang ayah, Zhang Da bekerja sebagai tukang batu. Ia membawa keranjang di punggung dan pergi menjadi pemecah batu. Upahnya ia gunakan untuk membeli aneka kebutuhan seperti obat-obatan untuk ayahnya, bahan makanan untuk berdua, dan sejumlah buku untuk ia pejalari.

Zhang Da ternyata cerdas. Ia tahu ayahnya tak hanya membutuhkan obat yang harus diminum, tetapi diperlukan obat yang harus disuntikkan. Karena tak mampu membawa sang ayah ke dokter atau ke klinik terdekat, Zhang Da justru mempelajari bagaimana cara menyuntik. Ia beli bukunya untuk ia pelajari caranya. Setelah bisa ia membeli jarum suntik dan obatnya lalu menyuntikkannya secara rutin pada sang ayah.

Kegiatan merawat ayahnya terus dijalaninya hingga sampai lima tahun. Rupanya kegigihan Zhang Da yang tinggal di Nanjing, Provinsi Zhejiang, menarik pemerintahan setempat. Pada Januari 2006 pemerintah China menyelenggarakan penghargaan nasional pada tokoh-tokoh inspiratif nasional. Dari 10 nama pemenang, satu di antaranya terselip nama Zhang Da. Ternyata ia menjadi pemenang termuda.

Acara pengukuhan dilakukan melalui siaran langsung televisi secara nasional. Zhang Da si pemenang diminta tampil ke depan panggung. Seorang pemandu acara menanyakan kenapa ia mau berkorban seperti itu padahal dirinya masih anak-anak. "Hidup harus terus berjalan. Tidak boleh menyerah, tidak boleh melakukan kejahatan. Harus menjalani hidup dengan penuh tanggung jawab," katanya.

Setelah itu suara gemuruh penonton memberinya applaus. Pembawa acara menanyainya lagi. "Zhang Da, sebut saja apa yang kamu mau, sekolah di mana, dan apa yang kamu inginkan. Berapa uang yang kamu butuhkan sampai kamu selesai kuliah dan mau kuliah di mana. Pokoknya apa yang kamu idam-idamkan sebutkan saja. Di sini ada banyak pejabat, pengusaha, dan orang terkenal yang hadir. Saat ini juga ada ratusan juta orang yang sedang melihat kamu melalui layar televisi, mereka bisa membantumu!" papar pembawa acara.

Zhang Da terdiam. Keheningan pun menunggu ucapannya. Pembaca acara harus mengingatkannya lagi. "Sebut saja!" katanya menegaskan.

Zhang Da yang saat itu sudah berusaha 15 tahun pun mulai membuka mulutnya dengan bergetar. Semua hadirin di ruangan itu, dan juga jutaan orang yang menyaksikannya langsung melalui televisi, terdiam menunggu apa keinginan Zhang Da. "Saya mau mama kembali. Mama kembalilah ke rumah, aku bisa membantu papa, aku bisa cari makan sendiri. Mama kembalilah!" kata Zhang Da yang disambut tetesan air mata haru para penonton.

Zhang Da tak meminta hadiah uang atau materi atas ketulusannya berbakti kepada orangtuanya. Padahal saat itu semua yang hadir bisa membantu mewujudkannya. Di mata Zhang Da, mungkin materi bisa dicari sesuai dengan kebutuhannya, tetapi seorang ibu dan kasih sayangnya, itu tak ternilai. Pelajaran moral yang tampak sederhana, tetapi amat bermakna. Setuju kan?

Dikutip DARI
Penulis : Tim AndrieWongso.com
Selasa, 12-Juli-2011